Halo teman-teman pada postingan kali ini saya akan membagikan postingan tentang mempromosikan wisata Indonesia Melalui Wisata Virtual. Saat ini Indonesia memang memiliki banyak destinasi wisata, namun sayangnya sektor pariwisata di Indonesia masih berjalan konvensional. Untungnya sekarang ada Atourin Visitor Management System (AVMS) yaitu sebuah platform digital pariwisata yang bisa mengenalkan pariwisata Indonesia.
Di zaman yang serba digital ini kita tahu bahwa banyak para pengunjung yang melakukan riset dan pencarian tentang destinasi wsiata melalui online. Hal-hal yang biasanya mereka cari adalah harga tiket masuk, agenda wisata, biaya akomodasi dan makanan lokal. Ulasan dari beberapa travel blogger sekarang juga menjadi acuan para wisatawan.
Negara Indonesia memiliki banyak sekali destinasi wisata yang masih berjalan secara konvensional, makadari itu perlu adanya upgrade di bidang digital untuk lebih mengenalkan pariwisata Indonesia hingga mancanegara. Untuk mencapai semua itu, Reza Parmadi akhirnya berkolaborasi dengan pemerintah dan selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf).
Tak hanya itu saja, Atourin yang dikelola oleh Reza juga bekerja sama dengan Astra yang dikenal sebagai perusahaan yang menjalankan program permberdayaan yang ada di berbagai desa. Namun, muncul berbagai kendala dalam proses digitalisasi sektor wisata di Indonesia salah satunya adalah minat dari para pengelola. Mereka mengira bahwa platform digital ini akan merusak harga pasar, padahal pengelola juga akan mendapatkan komisi jika bergabung dalam Atourin.
Mempromosikan pariwisata secara digital tidak akan membuat mati pemasaran secara konvensional, malah justru akan saling membantu satu sama lain. Jika pengelola destinasi wisata ikut menambah platform pemasaran, maka keuntungan yang akan didapatkan menjadi lebih optimal lagi.
Seperti dilansir oleh Tempo.co, Atourin menurut Reza bukan hanya agen perjalanan biasa, tapi sebuah marketplace yang bisa menghubungkan antara pemilik dan juga produk wisata lainnya. Sistem yang digunakan adalah Visitor Management System yang bisa mengelola daftar kunjungan wisatawan secara trasnparan, otomatis dan tanpa menggunakan kertas.
Meskipun saat ini, sudah banyak hasil yang diraih oleh Atourin namun kenyataannya banyak sekali tantangan yang masih harus dihadapi. Salah satunya adalah mengubah mindset pelaku pariwisata desa yang tidak mau beralih ke digital dan kurangnya pemahaman tentang harga agen dan juga komisi.
Hadirnya Atourin adalah untuk bisa menjadi platform digital besar yang bisa menghubungkan para wisatawan dengan kekayaan alam dan juga budaya Indonesia. Hal ini membuat Atourin terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, berkontribusi pada pembangunan yang ada di Indnesia dan juga memberdayakan masyarakat Desa.
Saat ini, Atourin benar-benar sudah berkembang menjadi salah satu platform yang menyediakan layanan yang sangat lengkap. Beberapa layanan yang dimiliki oleh Atourin diantaranya adalah melihat jadwal kegiatan, membaca review, mencari informasi tentang desa wisata dan bahkan para wisatawan juga dapat mengikuti kelas virtual tentang budaya lokal.
Dan bagi para pegiat pariwisata, tentunya adanya Atourin ini bisa menjadi ruang belajar sehingga mereka bisa memantau statistik kunjungan dengan real time. Hal ini membuat setiap desa akan memiliki peluang yang sama untuk dikenal jadi tidak hanya destinasi besar saja.
Atourin ini juga memberdayakan UMKM lokal contohnya yaitu mempromosikan produk khas seperti kerajinan, kuliner, paket tour yang bisa dipasarkan melalui kanal digital yang telah dibangun. Hal ini tentunya membuat manfaat teknologi ini bisa dirasakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kedepannya Reza akan berusaha untuk memperluas jangkauan Atourin ke wialayah 3t ( Terluas, Tertinggal dan Terdepan) dengan adanya teknologi, Reza berharap bisa menciptakan peta digital pariwisata yang akurat sehingga orang-orang yang mencari tentang wisata tersebut bisa mendapatkan rekomendasi wisata sesuai dengan minat dan membuat perjalanan mereka menjadi lebih bermakna.
Menariknya, Reza juga ingin tetap menerapkan konsep sustainable tourism di mana pariwisata harus tetap berjalan seimbang menigkatkan ekonomi tanpa berusaha untuk merusak lingkungan dan juga budaya lokal. Pengelola melalui Atourin bisa mengontrol pengunjung agar tidak merusak ekosistem yang ada.
Inovasi yang telah dilakukan oleh Reza Permadi ini bisa menjadi bukti bahwa anak muda juga jika tekun dan peduli terhadap budaya lokal maka akan menciptakan inovasi teknoogi yang bermafaat. Pariwisata bukan hanya destinasi yang indah, namun juga memberdayakan masyarakat sekitar.
Semoga dengan hadirnya Atourin sebagai wisata virtual, bisa membantu banyak masyarakat untuk mendapatkan informasi tempat wsiata yang ingin dikunjungi secara digital. Selain itu, bisa memotivasi kita sebagai anak muda untuk memberikan inovasi-inovasi baru untuk memberdayakan masyarakat sekitar.
Itulah penjelasan tentang mempromosikan wisata Indonesia melalui wisata virtual. Besar harapan saya semoga wisata Indonesia semakin dikenal oleh orang-orang dari luar Indonesia sehingga membuat banyak masyarakat luar datang ke Indonesia. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk teman-teman ya. Terimakasih sudah berkunjung.
Sumber:
https://www.tempo.co/sains/tokoh-inspiratif-reza-permadi-ciptakan-atourin-untuk-dorong-digitalisasi-pariwisata-indonesia-26618
https://www.goodnewsfromindonesia.id/2025/09/18/reza-permadi-bangkitkan-pariwisata-indonesia-lewat-atourin-dan-teknologi-virtual


0 Komentar